Farewell

Sejak 21 Juni 2009..
- 95 post,
- 201 komentar,
- 24.871 hit,
(tidak terlalu istimewa memang)
- thread-nya agan kukukakikukaku2 di kaskus,
- beberapa blog yang udah listed KomikuKomikita,
- dan siapapun yang pernah nyasar kesini…

TERIMA KASIH! TERIMA KASIH! TERIMA KASIH!

Sekarang lanjutin ke Sotong & Bagman 2.0 ya! :D

Posted in komik | Leave a comment

REVIEW PESTA BLOGGER 2010

Hmm..
Tepatnya Sabtu (30 Otober 2010) d Epicentrum Walk Kuningan diadain lah akhirnya acara puncak dari Pesta Blogger + 2010. Kenapa ada plus (+)? Karena acara ini sudah ditujukan untuk semua pengguna social media, tak terbatas hanya untuk blogger seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ada yang bilang acara ini tambah besar karena unsur + tadi, yang akhirnya melibatkan lebih banyak onliners. Namun tak sedikit yang bilang unsur + ini menandakan akhir kejayaan era bloggers, semua takluk dari social media lain (twitter, plurk, kaskus, dll). Terlepas baik-buruknya interpretasi isi acara ini, pesan sesungguhnya tetaplah sama.

Perjalanan Bandung-Jakarta selama 2,5 jam bareng rombongan Baraya Blogger sama sekali ga bikin antusiasme gw turun, malah naik karena sepanjang perjalanan ga henti2nya mereka melontarkan banyolan lucu meski kadang garing.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Kebangsaan kesayangan kita ‘Indonesia Raya’, tak lama berselang langsung dsambut tari Gandrang Bulo yang dibawakan dengan sangat kocak oleh anak2 dari sanggar apa gw lupa. Lanjut sambutan2 dari chairwoman PB2010, Menteri Pendidikan Bp. M. Nuh, dan perwakilan sponsor2.  Dari sini gw belajar bahwa: Pemimpin2 termahsyur, cenderung memiliki tata bahasa yang ga teratur. Orang2 yg bicaranya sangat teratur & mainstream cenderung membosankan, makanya kata2nya jd susah disimpan dalam waktu lama di kepala.

Saykoji tampil impresif membawakan lagu2 mereka yang sangat bertema internet user. Pandji yang hari itu membawakan kaleidoskop media sosial di Indonesia juga berhasil menambah tinggi tensi acara. Sebelum rehat makan siang, adhitia sofyan berhasil mendinginkan suasana.

Sembari nunggu antrian makan yang panjang, gw muter2 aja arena PB2010. Disini banyak banget booth komunitas2 blogger dari berbagai macam daerah. Lampung, Madura, Bekasi, Magelang, Tanggerang, dan lain-lain.

Masuk acara breakout session yg kelasnya dibagi atas nama pulau2.. Gw kebagian 3 kelas, ‘Do You Know’ oleh Accenture (Pulau Komodo), ‘Creative Commons’ oleh Wikimedia (P. Karimunjawa), #DietKantongPlastik oleh Greenation Indonesia (P. Bunaken). Khusus yang terakhir, gw disadarkan atas betapa tidak pentingnya menggunakan kantong plastik (kresek). Mereka punya maskot sesosok #MonsterKresek yang merepresentasikan banyaknya jumlah kantong plastik yang dibuang oleh 1 orang saja dalam setahun. Mengingat penduduk Indonesia yang 200jutaan, WAW!! ngebayangin sampahnya pun gw ga berani. Lebih baik gw jadi manusia seutuhnya yang memiliki hubungan mutualisme sama lingkungan, bukan jadi mahluk destruktif bernama monster sampah.

Selanjutnya bagi2 hadiah, mungkin ada nyaris 50 penghargaan dan doorprize yang diumumkan. Dan sejumlah itu pula berbagai gadget anyar dibagi-bagikan. Ada notebook, netbook, smartphone dari Acer, iPhone, bahkan iPad. Dan gw cuma jadi orang yang ikut keringetan memegang tiket bernomor undian.

Acara pun ditutup dengan sukses oleh Samaners UI dan White Shoes and The Couples Company. Ada band yg enak dengerin rekamannya, tp live-nya biasa. Ada yg rekamannya biasa, live-nya luar biasa. Buat gw, @wsatcc masuk yg ke-2.

Sedikit yang terekam dari gegap gempita pesta blogger 2010:


Tari Gandrang Bulo


Penjara Pelanggar UU ITE a'la bloggers

@wsatcc

Sotong & the Monster Kresek

di pintu masuk

Satu lagi yang asik dari PB2010:
perginya bawa sedikit, pulangnya bawa banyak :D

Cinderamata PB 2010

Sampa Jumpa di PB 2011!!


acra breakout session trdiri atas kelas yg terdiri dari nama pulau2..

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | 4 Comments

ARMPIT SWEAT

Jakarta, 10 Agustus 2066

Halloo Engkong Sotong?
Apa kabar?
Semoga baik-baik aja. Entong dan keluarga di sini baik-baik aja, semua sehat semua makmur.

Kong, kondisi bangsa sangat menyedihkan setengah dekade belakangan.
Pertumbuhan ekonomi terus menurun, angka pengangguran meningkat, angka kemiskinan meloncat, dan angkatan bersenjata sungkan mengangkat senjatanya.
Petani malas bertani karena kewalahan menghadapi serbuan sayuran organik dari luar negeri yang lebih disukai masyarakat.
Peternak kehabisan akal dan modal untuk bersaing dengan ayam organik import, ayam organik yang dalam arti sebenarnya adalah ayam kampung import.
Anak malas bersekolah karena enggan menghadapi sistem kompetisi yang diterapkan di sekolah-sekolah mainstream. Bahkan Presiden dan Kabinetnya kehabisan akal mencari solusi permasalahan pelik ini.

Namun dibalik semua keresahan itu, sekelompok manusia yang menyebut dirinya wakil rakyat tetap merasa tenang dan tak kehabisan akal menghadapi permasalahan ini.
Jelas merasa tak kehabisan akal toh memang mereka tak pernah memilikinya.
Sebuah Pansus dibentuk dan menghasilkan tontonan debat penuh semangat dan interupsi tanpa akhir selama tak kurang dari sebulan.
Usut punya usut, semangat mereka datang lantaran sidang disiarkan secara langsung oleh sebuah televisi swasta no.1 di Indonesia.
Politik pencitraan? Sejak kapan politik bukan pencitraan.
Okay.. back on the track, keputusan yang dianggap paling solutif dan terpolitisir (selalu) adalah: Seluruh menteri dianggap melalaikan tugas dan re-shuffle kabinet merupakan rekomendasi.
Merasa rezimnya terancam, terlebih lagi pemberitaan yang berlebihan, membuat Presiden mendapat tekanan publik terbesar (selalu besar) dalam sejarah penerapan Demokrasi di Indonesia.
Namun, seolah-olah melestarikan budaya, rekomendasi tetaplah sebatas rekomendasi.

Sebuah kenyataan miris terungkap, riset sekelompok peneliti LIPI menyatakan bahwa bau keringat merupakan inti dari permasalahan ini.
Kenapa?? Karena bau keringat melambangkan kerja keras dan dedikasi.
Dimana benang merahnya??
Selain Tuhan, masyarakat harus selalu ingat bahwa apa yang mereka nikmati dan rasakan ini adalah hasil kristalisasi keringat generasi-generasi terdahulu.
Dengan begitu mereka akan selalu ingat untuk menghargai setiap jerih payah dari setiap bau keringat yang tercium.
LUAR BIASA!!
Mulai dari DPR hingga Presiden, masyarakat biasa hingga masyarakat luar biasa, wong cilik sampe wong edan tersadarkan oleh teori sederhana ini.

LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), yang selama ini populer dicap sebagai lembaga yang tak populer, tiba-tiba saja menjadi Primadona di masyarakat.
Pujian dan sanjungan mengalir begitu derasnya, mulai dari Presiden yang menganugerahkan tanda kehormatan ‘Bintang Mahaputera Adipradana’ kepada setiap anggota tim, hingga pemberian award (semacam penghargaan tinggi yang wajib terpublikasi) oleh Bakery Group.
Hollywood pun mulai melirik LIPI sebagai lembaga yang berpotensi mengubah nasib bumi yang harus diperkenalkan kepada dunia lewat film.
Alasan terselubung adalah memanfaatkan potensi pasar masyarakat bumi jenuh dengan komersialisasi CIA dan NASA seabad terakhir.

Pemerintah memboikot peredaran produk-produk sabun dan parfum karena dianggap mampu menghilangkan semangat Nasionalisme dan kerja keras.
Sebagian masyarakat yang jengah dengan kondisi ini secara diam-diam menyelundupkan sabun-sabun import dengan memanfaatkan kolega di bea cukai pelabuhan.
Tak cukup disana, saking langka dan mahalnya harga sabun, tak mampu memenuhi ‘demand’ pasar gelapnya, beberapa titik di ibukota dijadikan sebagai pabrik barang haram itu.
Berendam di bathtub dengan gelembung-gelembung busa sabun kesayangan dipercaya mampu memberikan kebahagiaan serta melupakan problematika kehidupan secara sesaat.
YA! Perbedaan sabun dan narkotika hanya setipis kertas tissue di jaman ini kong.

LIPI juga menemukan cairan ajaib bernama Armpit Sweat, berupa ekstrak cairan keringat manusia dalam bentuk spray yang dapat disemprotkan ke media apapun.
Jadi, jika spray ini disemprotkan ke kendaraan bermotor, mereka akan lebih berhati-hati dalam mengendarainya (tingkat kebrutalan lalu lintas menurun drastis), karena setiap baret dan penyok pada bemper dianggap kelalaian menjalankan dan menjaga amanah.
Maka, ketika kita melihat sebuah mobil dengan banyak sekali baret dan penyok, dengan mudah kita klaim penggunanya sebagai orang yang tidak bisa dipercaya, apalagi kalo mobil dengan nomor polisi warna merah, berarti mereka bukan pemimpin yang baik.
Pula ketika kita menyemprotkan Armpit Sweat ke laptop, maka kita akan selalu ingat untuk bekerja dan melupakan berbagai game yang dianggap mengganggu produktivitas.
Bahkan seorang ibu menyemprotkan spray ini ke setiap bagian tubuh anaknya, agar sang anak selalu ingat bahwa mereka merupakan buah keringat dan investasi terbesar orang tuanya.

LIPI juga akhirnya yang diberi kewenangan oleh pemerintah sebagai produsen tunggal Armpit Sweat ini.
Seharusnya, di pasar monopoli seperti ini dengan cakupan Indonesia yang teramat luas, LIPI mampu menghasilkan laba tahunan yang luar biasa.
Tapi kenyataannya tidak, laba tahunan LIPI ditandai dengan garis minus pada neracanya.
Selidik punya selidik, banyak sekali oknum masyarakat yang membajak jalur distribusi Armpit Sweat sebelum sampai tujuan.
Hal ini yang mengakibatkan kerugian dan kelangkaan produk ini di beberapa wilayah.
Persis seperti yang dialami PLN di masa engkong ya?

Melihat kondisi seperti ini, sebuah produsen kosmetik terkemuka dunia mendapatkan izin pemerintah untuk mengedarkan sebuah produk tandingan bagi Armpit Sweat.
Mereka sangat handal merekrut putra-putri terbaik bangsa ini agar bekerja untuk mereka.
Akhirnya, mengandalkan strategi marketing dan packaging yang tepat, produk ini mampu memikat masyarakat Indonesia.

Tak cukup disana, mereka pun membayar mahal sebuah tim riset yang terdiri para fresh graduate engineer universitas ternama di Indonesia untuk berinovasi mengembangkan produk-produk mereka.
Mencium kondisi bangsa yang semakin bau.
Tak butuh waktu lama, diluncurkanlah “Armpit Sweat-Armpit Sweat” baru dengan berbagai pilihan aroma, yaitu lavender, yasmine, lemon, dan rose.
Tak ayal, masyarakat yang jenuh mencium Armpit Sweat LIPI beralih mengkonsumsi produk-produk ini.

LIPI semakin terpuruk dan gagal bersaing atas alasan ideologi.
Sementara masyarakat yang semakin lupa dengan bau orisinil Armpit Sweat, mulai memperlihatkan gejala-gejala pudarnya Nasionalisme dan semangat kerja kerasnya.
Perlahan tapi pasti, masyarakat Indonesia kembali menjadi seperti dulu.
Menyedihkan.

Udah ya kong suratnya, sebenernya masih banyak yang mau ditulis.
Oiya hampir lupa, produsen itu bernama L’OLreal.
Yang merupakan akronim terselubung dari “LOL dan real”.
Sungguh bangsa kita dilecehkan oleh kenyataan-kenyataan lucu kong.

Salam.
….
….
….
Entong
Cucumu yang bau.

Nb: Jangan lupa untuk lupa menggunakan deodoran ya kong!

Posted in surat dari masa depan | Leave a comment

Berkibar dan Tenggelam

Berkibar dan Tenggelam

Hari ini, 17 Agustus 2010 Sotong & Bagman menyaksikan Upacara Bendera dari berbagai penjuru negeri,
ternyata “pengibaran” bendera dalam air yang dilakukan di Wakatobi dan Bali menarik perhatian kita.

“Mengibarkan” bendera di dalam laut, secara simbolik berarti 2 hal:
1. Menenggelamkan bangsa ke dasar lautan.
2. Menunjukkan wilayah kedaulatan NKRI yg meliputi lautan.
>>> “Klo gitu tahun depan “kibarkan” di blok Ambalat dong..” :D

Cukup aneh liat ilutrasi di atas,
dimana bendera kesayangan kita bisa “berkibar” di dalam air?
Basah kali..

Tapi sisi positifnya adalah bagian dari upaya komersialisasi pariwisata di Indonesia.
Boleh juga :D

Posted in komik | 3 Comments

DIRGAHAYU INDONESIA KITA

65 tahun Dirgahayu Indonesia

Selamat Ulang Tahun Indonesia,
maafkan kami yang masih labil dalam berdemokrasi dalam mengisi kemerdekaanmu.

Angky A. Kartadimadja

Angky A. Kartadimadja

“Digahayu Indonesia yang ke 65 semoga rakyatmu bisa belajar dan menghargai para pahlawan secara adil
tanpa politisasi sejarah”

Angky A. KartadimadjaPengarang, Penulis, dan Kartunis KOMIKUKOMIKITA

Posted in Uncategorized | Leave a comment

New Wave Colonialism

New Wave Colonialism

Masih rencana kok.
jual2in deh BB loe pada..
mumpung masih ada yg mau,
hehehe…

Posted in komik | Tagged | Leave a comment

Dream Job

Dream Job

Bener2 dream job kan?!

Posted in komik | Tagged , | Leave a comment

Warung Judi

Jakarta, 1 Juli 2066

Halloo engkong?
Apa kabar?
Semoga baik-baik aja dan. Entong dan Ayah di sini baik-baik aja, semua sehat semua makmur.

Kong dulu waktu masih remaja suka berjudi ga?
Bukannya sok tebak-menebak hobi, tapi ada pepatah leluhur bilang: Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, jadi kalo emang ternyata hobi kita sama, Engkong pasti bakal seneng banget hidup di masa ini.
Jadi begini kong, pemerintah secara resmi menetapkan judi sebagai bisnis legal.
Zaman dimana mengubah judi yang dianggap tabu, menjadi layak dan patut dilaksanakan..
Hore..hore..!!

Artikel teranyar dateng dari majalah TEMPO DOELOE.
Jaaaadi kong, sebenarnya pelegalan judi udah diperkenalkan oleh Gubernur Jakarta bernama Ali Sadikin pada 30 tahun SM (sebelum Millenium).
Dianggap memiliki andil demi terciptanya Jakarta Kota Metropolutan Metropolitan, ternyata bener!! judi mendatangkan devisa yang luar biasa.
Namun, ketika Bang Ali (panggilan akrab Ali Sadikin) lengser, pertentangan dimulai dan berujung ditutupnya pulau-pulau kasino di kepulauan seribu, engkong pasti tau lah.
Masyarakat resah dan gelisah karenanya (engkong juga??).

Tahun terus berganti, abad millenium menanti.
Seorang pemuda tangguh bernama Farhat Abbas muncul ke permukaan.
Engkong pasti tau kan?
Setelah blundernya menjebloskan Ariel Sang Pemikir Revolusioner ke penjara, ia menebus kesalahannya melalui sebuah teori yang dipatenkan olehnya sendiri dengan nama ‘Teori Kandang Judi’, berikut bunyinya:

“Peternakan babi, haram bagi umat Islam tetapi pemerintah dapat memungut pajaknya untuk pembangunan. Perjudian dapat dikelola seperti peternakan babi. Kalau ada izin pemerintah perjudian bisa dilegalkan dan pajaknya bisa masuk ke negara.”

Sebuah paragraf yang sempat mengundang caci-maki masyarakat di awal dan berakhir dengan decak-kagum beberapa tahun setelahnya.
Sebuah teori yang disinyalir sebagai pemenuhan hak asasi manusia serta kebebasan beragama, Munir terlupakan karenanya.
Ditambah masyarakat yang ga kuasa merasakan manfaat dari judi online, maka buah pikir Farhat yang dulunya amat dicemooh, dihina, dan nista berubah menjadi amat dihargai, diagungkan, dijadikan pedoman bagai wahyu.

Akibat prestasi itu, 30 tahun kemudian menjadi manusia pertama di dunia dianugerahi tiga Nobel sekaligus yakni nobel di bidang ekonomi, perdamaian, dan sastra.
Masyarakat dunia mengenalnya sebagai Farhat The Trouble Treble Nobel.

Orang Islam yang tadinya memandang judi haram pun tak mau kalah berpartisipasi dalam revolusi ini.
Lalu opini yang berkembang adalah adalah: “Judi dianggap dosa karena merugikan, namun ketika menang, dosa apa yang saya terima?”.
Sebuah kalimat yang justru membuat orang Islam semakin semangat dalam berjudi.
Soalnya kalo kalah dosa, kalo dosa masuk neraka, di neraka panas ga ada AC.
Dan tentunya perjudian ga akan berhenti kendati rugi, meski pulang telanjang kaki, dan kembali untuk menang di lain hari.

Sekarang Las Vegas dan Macau udah ga ada apa-apanya lagi kong!
Sebutan ‘kota judi’ emang masih melekat pada mereka, namun kalah tenar oleh kedigdayaan INDONESIA THE COUNTRY OF GAMBLING.
Ya, memang sekarang rumah judi udah menjamur di seluruh nusantara layaknya warkop.

Ngomong-ngomong soal warkop, setelah wartel, warnet, sekarang adalah era-nya wardi, WARUNG JUDI.
Wardi adalah sebuah mini kasino.
Ibarat warkop jika disandingkan dengan restoran.
Tempatnya kecil, permainan terbatas, cocok buat mereka yang hanya mampu judi kecil-kecilan sebelum tidur di malam hari.
Sebuah tempat dimana terjadi interaksi sosial sesama manusia.
Tempat dimana manusia biasa berjudi sembari ngomongin politik, ekonomi, bahkan gosip artis.
Sebuah tempat yang mampu mengundang gelak tawa bahagia sekaligus tangisan getir.

Maraknya judi ternyata berbanding lurus pada maraknya prostitusi.
Beberapa titik mati prostitusi bangkit kembali.
Meski belum legal, namun pemerintah ga mampu menghadang bangkitnya para pengusaha penyedia Pemuas Syahwat Komersial (PSK).
Bahkan seorang janda muda asal Bandung tercatat sebagai 50 orang terkaya di Asia berkat bisnis franchise-nya yang bergerak di bidang prostitusi bernama ShareeTeam (berganti menjadi Black Essence ketika Go International).
Sedangkan Surabaya kini dikenal sebagai produsen film-film dewasa teraktif di dunia, bahkan warga dunia menjulukinya sebagai DOLLYWOOD.

Dianggap sebagai sektor bisnis UKM (Usaha Kecil Menengah) potensial, pemerintah pun mencanangkan program pendukung kewirausahaan di era ekonomi “roda putar” ini.
Para pemuda diharapkan menjadi entrepreneur-entrepreneur muda yang inovatif dan tangguh di jaman ini.
Ga tanggung-tanggung program ini juga didukung oleh sebuah Bank teragung di Indonesia.
Bahkan saat ini Bank itu mengadakan sebuah sayembara yang berslogan “Bangun Kasinomu Sendiri!”.
Sebuah kompetisi ide bisnis judi terbaik, dimana akan terpilih pemuda-pemudi terbaik dalam inovasi judi yang nantinya akan berkesempatan diberi modal untuk membangun kasinonya sendiri.
Bank yang sangat provokatif-proaktif itu ditengarai bernama Bank Mutiara.

Mengingat tak tersedianya jumlah sumber daya yang mumpuni jika dibandingkan lahan pekerjaan yang ada.
Ga mau kalah, Kementrian Pendidikan merombak kurikulum WAJIB dengan memasukkan beberapa mata pelajaran seperti Teori Probabilitas Dadu, Statistika Remi, hingga yang terbaru adalah Ilmu Prediksi Sepakbola pada kurikulum WAJIB untuk siswa kelas X, XI, dan XII SMA.
Bahkan baru-baru ini Kementrian Pendidikan meresmikan sebuah perguruan tinggi bernama Rumah Sekolah Judi (RSJ) Indonesia.
Dimana Jurusan Ilmu Prediksi Sepakbola dan Aritmatika Dadu menjadi favorit.

Tapi pendapat lain datang dari Andi Kumis yang seorang Pengamat Gosip Politik berkata bahwa wartel dan warnet punya masa-masa kejayaan dan kehancurannya masing-masing, begitu juga dengan wardi.
Namun kita semua wajib bersyukur karena warkop tak tergusur oleh zaman.

Ga tau deh itu bener atau engga, tapi yang pasti Entong tak akan membiarkan itu terjadi.
Engkong juga pasti melakukan hal yang sama kalo hidup di zaman ini kan kong?
Pasti dong, kan buah jatuh tak jauh dari pohonnya. :D
That’s all kong, nanti tak kirimi surat lagi kalau ada kabar yang tentunya ga melengos.

Salam,
….
….
….
Entong
Cucumu yang ngganteng.

Nb: Kata Ayah, dulu Engkong kenalan nenek di warnet ya? Ah payah sekali Engkong, tapi gapapa, Entong masih rela daripada kenalannya di warmang.

Posted in surat dari masa depan | Tagged , | Leave a comment

That’s why we should thank to Ariel (?)

Jakarta, 6 Juni 2066
Halloo Engkong Sotong?
Apa kabar?
Semoga baik-baik aja. Entong dan keluarga di sini baik-baik aja, semua sehat semua makmur.
….
Mau cerita kong, jadi tahun ini udah terpilih Presiden Indonesia yang baru.
Hebat deh kong, enggak kaya jaman Engkong dulu yang kalo mau jadi Presiden mesti nyiapin kalimat-kalimat menjual yang selalu membawa-bawa rakyat, kalimat-kalimat yang menjajikan pemerintahan yang berhati nurani, atau sekedar mengganti lirik lagu Indomie (mie instan asli Indonesia ini udah jadi produk global sekaligus mengakuisisi gerai McDonald di seluruh dunia, bayangin kong Warkop sekarang ada dimana2, asik kan?).
Aduh lupa, balik lagi ke kampanye Presiden, dia ternyata punya kalimat jitu yang membuat masyarakat simpati kepadanya. “Berantas Kemunafikan” itu kalimat yang ternyata bener-bener dalem artinya.
….
Si Presiden berhasil mengubah pola pikir kita loh kong! Pernah ada koruptor yang tertangkap tangan melakukan money laundering, lalu terjadi demonstrasi dimana-mana karena Polisi urung melakukan penangkapan sebab dianggap tak cukup bukti (di jaman secanggih ini polisi masih butut IT-nya), Presiden diminta turun tangan menengahi masalah ini.
Di hari itu juga, dengan yakin dia melakukan pidato kepresidenan dengan membawa sebuah cermin dua sisi dan berucap: “Jangan Munafik Deh!”.
Dengan begitu semua demonstran bubar seketika!
Pidato paling singkat dan dianggap paling solutif sepanjang sejarah Indonesia.
Dan menginspirasi pemimpin-pemimpin dunia lainnya.
….
Media-media asing pun ikut memberitakan kesuksesan sang Presiden ini.
Majalah Times menuduhnya sebagai orang paling berpengaruh di Dunia, majalah Forbes menganggapnya manusia setengah dewa, bahkan menjadi trending topic berbulan-bulan di Twitter (Social Media yang dianggap paling tua di jaman ini).
….
Namun artikel paling menarik datang dari harian Lampu Merah.
Harian yang semenjak dipimpin oleh Karni Ohyes berhasil mengubah citra dari pemberita kriminal dan sex menjadi Harian yang paling Aktual, Tajam, dan itu saja.
Artikel itu mengupas tuntas sejarah Indonesia dari zaman reformasi hingga menjadi negeri paling aman dan tentram di dunia saat ini.
Sebuah statement singkat yang patut di garis bawahi, dilingkari, dan di-stabilo adalah “Kita patut berterimakasih pada Nazril Irham”.
….
Siapa dia? Ternyata dia dulunya seorang vokalis band ternama, berkat aksinya dalam video mesum bersama rekan sejawatnya, namanya melambung tinggi hingga ke awang-awang.
Sejak videonya beredar, pro dan kontra terjadi.
Masyarakat sempat sangat membencinya dan menganggapnya penjahat kelamin, namun belakangan masyarakat menaruh simpati padanya.
Beberapa statement paling populer di masyarakat diantaranya:
“Kasian karir dia dan bandnya hancur”, “Ga ada manusia yang sempurnya kok”, “Ah ga usah pada munafik deh lo”, yang terakhir adalah yang paling mengena yang membuat diam semua orang yang mengecamnya.
Ariel (panggilan sayang Nazril Irham) memang tetap dipenjara, namun masyarakat berbalik mencintainya.
….
Peristiwa itulah yang dianggap sebagai tonggak perubahan menyeluruh di segala sendi kehidupan masyarakat Indonesia.
Polisi jadi jarang menilang pengendara motor meski di akhir bulan, Miyabi akhirnya main film di Indonesia, video mesum artis dijadikan teaser sebelum film yang dibintanginya rilis ke layar lebar, Menteri agama diperbolehkan membawa semua keluarganya naik haji, Dana Aspirasi sebesar 15 Milyar per Anggota DPR diloloskan Presiden, hingga FPI yang bubar dengan sendirinya.
Tapi yang paling hebat adalah pergantian kepanjangan KPK dari “Komisi Pemberantasan Korupsi” menjadi “Komisi Pemberantasan Kemunafikan”.
….
Pekerjaan KPK berubah jadi malah mengusut anggota-anggota dewan yang menolak uang suap, menangkapi demonstran-demonstran yang berdemo di depan Gubernur yang korup, menindak petugas-petugas bea cukai yang menyulitkan importir, hingga yang paling ekstrim adalah membuat divisi khusus Penembak Misterius (disingkat: Petrus).
Petrus melakukan aksinya terhadap orang-orang atau ormas-ormas yang dianggap mengancam kembali lahirnya kemunafikan.
Sedemikian Impresif kinerja KPK hingga diakui sebagai lembaga paling menjamin keamanan dan ketentraman di Indonesia.
Yang bahkan tak bisa dilakukan TNI, Polisi, dan Kejaksaan.
….
Hebat ya kong seorang Ariel?
Seorang diri mengubah Indonesia dari balik jeruji besi.
Engkong mestinya bangga pernah hidup di zaman keemasan band-nya.
Sekarang namanya masuk buku sejarah SD dan dianggap salah satu pemikir revolusioner abad millenium.
Patungnya yang sedang mengenakan tank top sambil memegang mikrofon pun dibangun menggantikan patung Soekarno-Hatta di Cengkareng.
Patung kedua proklamator yang emang udah salah pas membangunnya, masa menghadapnya ke arah orang yang datang ke bandara? Bukan sebaliknya?
Harusnya kan orang-orang yang datang ke Indonesia harus tau siapa mereka ketika pertamakali keluar Bandara, bukan pas mau pergi mereka baru dikenalin siapa proklamator Indonesia.
Patung Ariel tentu tidak mengulang kesalahan itu.
….
Udah ya kong suratnya, nanti Entong bakal kirim surat kalo ada yang seru-seru lagi.
Oiya sampe lupa ngasi tau, Presiden Indonesia sekarang namanya : ALLEA ANATA
….
Salam.
….
….
….
Entong
Cucumu.
Nb: Semoga nenek Entong tetep mau menikahi Engkong.
Posted in surat dari masa depan | Tagged , , , | 5 Comments

Siapa penjajah favoritmu?

Siapa penjajah favoritmu

Dan siapakah favoritmu???
Jejejejeng!!

Posted in komik | Tagged , , , | 2 Comments

Motivator = Pakar Telematika

mata sepet?? klik aja gambarnya..

Motivator = Pakar Telematika

Ada lho kesamaannya..
Bedanya? mungkin tujuan dari penyampaiannya,
yang satu membakar semangat,
satunya lagi membongkar aurat.

Posted in komik | Tagged , | Leave a comment

Republik Amnesia

Republik Amnesia

27 Mei 2006 Gempa Jogja. 29 Mei 2006 Lumpur Lapindo pertama kali keluar.
Karena berdekatan, Lumpur Lapindo dapat excuse sebagai bencana *sigh*

ANTV mulai menyebutnya ‘Lumpur Sidoarjo’,
Sementara MetroTV konsisten dengan istilah ‘Lumpur Lapindo’-nya.

Yang nonton ANTV berarti mendukung pergantian nama negara ini jadi:
NEGARA KESATUAN REPUBLIK AMNESIA.

Kisah Dua Sahabat yang dulunya teman akrab satu partai, lalu sama2 bersaing jadi ketua, ternyata eh ternyata persaingan menyimpan dendam.
Mulai dari pendirian ORMAS (setahun lagi jadi partai) baru, sampai perang media.

Posted in komik | Tagged , | 1 Comment

Korban Nafsu Belaka

Korban Nafsu Belaka

Mereka adalah Korban, pelakunya Nafsu.
Tolong ya pak polisi, pidanakan itu yang namanya Nafsu…Kalo bisa…

Harus ada yang bersalah di kasus ini kalo ga mau dicap sebagai *penerbang hukum
*Banyaknya kasus yang melayang di awang2, masih relevan dijuluki penegak hukum…

Posted in komik | Tagged , , | Leave a comment

Asli atau Palsu

Asli atau Palsu

AnulAyamPalsuVersion:Ohmaygat, itu tato temporary ku!
(membayangkan Hollywood, membintangi American Pie, Bond Girl, Victoria Secret..)

CutarihPalsuVersion: Alil palsu?!?! Kamu keluarnya dimana?

AlilPalsuVersion:Sial! Alil Asli yang garap, gue yang dipanen polisi.

Posted in komik | Tagged , , | 1 Comment

Ketua KPK

Ketua KPK

Posted in komik | Tagged | 1 Comment

12 Mei

Mei 1998 mereka rame teriak diatas kandang tikus.
Mei 2010, kemanakah teriakan mereka?
Oh, Pitbull.

12 Mei

Malam ini 12 tahun lalu:  Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie.
Menebar tangis di penjuru negeri, tangisan pembawa perubahan.

Posted in komik | Tagged , , , , | 4 Comments

kapital[is]

Akhir-akhir ini kami sering banget berdiskusi mengenai bagaimana cara memulai sebuah usaha, khsusnya masalah modal.

Uniknya adalah, selalu muncul pertanyaan retoris.

Ga punya modal

Akhirnya kami coba menstrukturkan ide yang ada di otak (oh! masih punya?) ke dalam sebuah teori.

Alhasil dari sedikit pengalaman yang kita dapetin, akhirnya bisa cerita tentang hal ini.

Jadi begini, pada dasarnya semua orang udah punya yang namanya modal.
Yap! hanya aja banyak diantara kita yang ga menyadarinya.

Konsep ini kami sebut tangible and intangible capital (modal yang kelihatan dan tidak kelihatan).
Tapi sebelumnya kami ingin mengajak teman-teman berpikir, apa pendapat teman-teman terkait hipothesis ini :

[Modal = Uang]

Okay! tidak ada yang salah memang, tapi kurang pas!
Permasalahan utamanya bukan disana.
Uang memang merupakan modal, tapi modal yang terlihat (tangible).
Tetapi di sisi lain ada yang disebut sebagai Intangible Capital (modal yang tidak terlihat).

Pada dasarnya semua manusia paling tidak telah memiliki satu Intangible Capital, yaitu waktu.
Selain itu masih ada 3 jenis Intangible Capital lain yaitu Knowledge, Trust dan Network yang bisa ditumbuh-kembangkan.

Permasalahan utama adalah bukan pada bagaimana memperoleh uang (directly), tapi bagaimana mengubah Intangible Capital yang telah kita miliki menjadi uang (tangible capital).

tangible-intangible capital

Nah, sekarang jelas!
Bagaimana mengubah Intangible Capital yang udah kita punya menjadi Tangible Capital.
Solusi inti dari problem ini adalah memaksimalkan potensi Intangible Capital yang kita punya.
Sedikit aja nih gue jelasin:

1. Time

Modal yang udah kita punya sejak kita lahir, waktu.
Semua orang punya waktu yang sama dalam sehari, tergantung bagamana kita manfaatinnya.
Untuk mengubah modal waktu menjadi uang, satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah mengelolanya dengan baik.
Ubah semua tindakan ga efisien yang biasa kita lakukan sehari-hari ke tindakan yang berpotensi menghasilkan uang, atau tindakan yang memaksimalkan Intangible Capital yang lain.
Misalkan membaca lebih banyak buku, belajar membuat business plan, mengikuti seminar/workshop, dsb.

2. Knowledge

Modal ini juga pada dasarnya udah dimiliki tiap orang, hanya kadarnya beda-beda tiap orang.
Untuk mengubah pengetahuan kita menjadi uang, yang harus kita lakukan adalah melatihnya terus menerus, memberi asupan informasi terbaru, melalui membaca buku, media cetak, dan elektronik.
Dan yang paling penting adalah meng-implementasikan pengetahuan yang kita punya.
Misalkan ketika kita udah tau cara membuat business plan, buatlah!

3. Trust

Untuk modal yang ini emang perlu waktu untuk membangunnya, bangun kredibilitas kita, lakukan diferensiasi dan self-branding.
Ambil tanggung jawab lebih daripada yang lain dalam suatu hal sehingga anda dikenal.
Banyak orang yang memperoleh modal uang hanya “bermodalkan” kepercayaan.

4. Network

Yang ini juga perlu dilatih, engga semua orang mudah untuk bersosialisasi.
Termasuk gue.
Tapi sadarlah kalau berdiam diri merupakan hal yang buruk dalam pergaulan bisnis.
Jika kita memiliki banyak relasi, apalagi yang berkualitas maka akan lebih mudah bagi kita memperoleh uang.
Sebagai contoh, banyak sekali pengusaha muda yang modal awalnya berasal dari jaringan pertemanan.

Posted in komik | 1 Comment

Globbermonster

Sekali2 coba perhatiin apa yang ada di kamar loe..
Perhatiin benda-benda yang ada di sana!
TV, laptop, komputer, printer, handphone, meja, buku, sampe pulpen.
Jumlahin nilai uang dari benda-benda yang ada di kamar loe!
Jumlahin nilai uang dari benda-benda yang ada di rumah loe!

Gue sangat yakin setidaknya >70% dari nilai total berasal dari benda-benda elektronik yang kita impor dari berbagai belahan dunia.

Bangsa asing sangat suka dengan kondisi pasar Indonesia yang konsumtif.
Gue biasa menyebutnya: budaya latah.
Latahnya masyarakat kita yang terbuai dengan mudahnya komunikasi dan layanan data Blackberry, latah dengan bangganya menggunakan iPhone, tergila-gila dengan sneakers Nike, mengantri Crocs, bahkan memuja-muja Soursally, dan lain sebagainya.

Bahkan pemerintah telah membuka selebar-lebarnya pintu bisnis dengan Cina pada awal 2010 lalu.
Cina terkenal dengan produk murahnya.
Mulai dari barang kualitas rendah sampai barang imitasi (biasa disebut KW)
Bayangkan, negeri ini dibanjiri oleh produk-produk Cina?
Dari elektronik, kertas, sampe kain batik dikuasai oleh produk-produk impor Cina..

Globalisme udah masuk ke rumah kita tanpa mengetuk pintu.
Dia masuk dan membuai masyarakat kita dengan kemudahan yang mereka jual.
Indonesia lama-lama jadi seperti raksasa yang kekenyangan.
Tak bisa bergerak, nyenyak dalam tidurnya.
Sementara raksasa lainnya datang, dan merampas apa yang kita punya.

Pengusaha lokal mau dibawa kemana??
Ke neraka atau surga lah, sesuai amal ibadah masing2 pastinya..
Karena mereka semua MATI!

Sebagai pemuda-pemuda negeri ini kita wajib mencegahnya.
Sejarah mencatat bahwa perubahan-perubahan besar dalam sebuah bangsa didalangi oleh anak mudanya.
Sebuah poin penting, perubahan selalu datang dari golongan elit.
Mahasiswa adalah golongan elit, dimana jumlah mereka terhitung sedikit jika dibandingkan seluruh manusia yang ada di negeri ini.
Walau jumlah mereka sedikit, tapi daya aruhnya sangat besar.

Namun fenomena yang terjadi apa??
Lulusan-lulusan terbaik bangsa ini dengan sukarela memberikan dirinya ke perusahaan-perusahaan asing.
Mulai dari perusahaan asing yang bergerak di pertambangan, ritel, bahkan garmen diisi oleh lulusan-lulusan mahasiswa terbaik bangsa ini.

Tahukah kamu apa yang membuat sebuah negara maju??
Para pengusaha lokalnya!

Mencaplok dari apa yang dikatakan dosen gue,
Ubahlah paradigma: ‘setelah lulus lalu bekerja untuk atau kepada’,
—-menjadi—->> ‘setelah lulus lalu mempekerjaan beberapa’.

Dengan menjadi pengusaha membuat loe jadi decision maker.
Lo bisa milih mau pake alat produksi apa, bahan dari mana, dan bekerjasama dengan siapa.
Dan pilihlah sesuatu yang bukan hanya berbasis profitable bagi diri loe dan perusahaan loe, tapi juga profitable buat bangsa ini.

Bukan berarti loe harus sama sekali engga menggunakan produk asing.
Lagi-lagi ubah paradigmanya:
Bukan menikmati fasilitas yang mereka berikan, tapi manfaatkan!’

Membumikan produk dalam negeri

Posted in think tonk! | Leave a comment

How to celebrate Kartini’s Day: Gentlemen First!

GENTLEMEN FIRST

Diadaptasi lewat tulisan Andre Syahreza dari bukunya ‘Black Interview’

Indonesia, 2010
Mungkin ini yang terjadi seandainya dulu Ibu Kita Kartini meninggal pada usia 50 tahun.

(ini cuma becanda, bukan hal serius, cukup resapi maknanya)

Perjuangan kaum feminis di Indonesia ternyata baru terjawab di tahun 2000. Kaum wanita berhasil mengalahkan kaum pria. Bukan hanya berhasil setara dengan pria, mereka bahkan berhasil memposisikan dirinya setingkat diatas gender yang selama ini menguasai mereka. Saat itu, hampir semua profesi dikuasai perempuan. Dan, hampir semua urusan rumah tangga dikuasai oleh laki-laki. Dalam sebuah survey, para perempuan dengan bangganya menuliskan profesi mereka seperti manager, director, CEO, Bupati (posisi dari dulu hampir selalu dikuasai oleh laki-laki walau namanya bukan Papati), Kapolri bukan Kapolwan (emang ada kapolwan?!), bahkan Presiden. Sementara laki-laki harus puas dengan gelar ‘bapak rumah tangga’, atau menggantinya dengan istilah lebih keren, home manager.

Inilah zaman yang diidam-idamkan kaum feminis selama ratusan tahun sebelumnya. Kaum pria sekarang begitu cemburu dengan status sosial yang dimiliki kaum wanita. Dengan harap-harap cemas, para suami biasa menunggu istri pulang setiap hari. Jika istrinya tidak pulang, mereka hanya bisa diam, karena jatah bulanan akan disunat ato diancam cerai jikalau banyak bertanya. Di zaman ini, para bapak rumah tangga banyak yang menjadi penulis. Buku-buku karangan para pria dianggap sebagai buah pikiran yang teramat seksi. Umumnya mereka mempertanyakan dominasi kaum hawa di hadapan kaum adam.

Namun, bagaimanapun Tuhan sudah menciptakan pria dan wanita dengan kodratnya masing-masing. Tampaknya Tuhan hanya memberi waktu sebentar kepada para wanita untuk merasakan itu semua. Kenapa? Karena hanya dalam beberapa tahun saja setelah 2000, para wanita menuntut kembali hak-hak kewanitaannya. Sementara para pria telah menguasai mereka dengan berdiam diri di rumah.

Kok bisa?! Tentu saja. Dengan berdiam diri di rumah, kaum pria telah mengubah status sosial ‘bapak rumah tangga’ dari objek menjadi subjek. Jabatan kepala rumah tangga secara otoriter telah dikuasai kaum pria. Yang mengatur rumah adalah mereka yang mengatur keluarga. Dengan sendirinya, mereka mengatur anak dan istri adalah mereka yang berkuasa, merekalah subjeknya.

Di zaman ini, gender yang mengurus rumah tangga menjadi sangat superior. Sebab, mereka tidak perlu bekerja. Biarlah para istri bekerja di luar rumah, terkadang sampai pontang-panting mencari nafkah, sementara hasilnya akan dinikmati kaum pria. Bapak rumah tangga adalah bos yang sebenarnya.

Kaum pria umumnya hanya duduk-duku di rumah dan menghabiskan uang dengan berbagai macam cara. Mulai dengan berbelanja pernak-pernik sepakbola secara online (untungnya sepakbola masih dikuasai kaum adam) sampai bersenang-senang di arisan bapak-bapak. Bahkan pemuda-pemudi yang masih pacaran juga begitu. Adalah hal yang lumrah ketika pergi ke mall, cowok turun di lobi dan cewek memarkir mobil di basement, sampai cowok dibayari nonton oleh cewek. Bukan karena tidak mampu, tapi cewek harus membuktikan kemaskulinan sisi feminim yang di atas maskulin (bingung gw).

Dan semua berbalik. Dulu, semua kaum merasa feminis terganggu dengan istilah ‘ladies first’ yang mereka anggap merendahkan kaum wanita, maka kini para pria justru bangga dengan istilah ‘gentlemen first’ yang membawa laki-laki selalu didahulukan dalam segala hal. Bukan karena lemah, justru karena kekuatan mereka.

Gerakan ‘maskulinis’ merajalela. Mereka melakukan apa saja dan dianggap benar oleh zamannya. Sementara itu kaum feminis semakin terpojok. Namun, perlahan tapi pasti, gerakan feminis ini menguat.

Maka sampailah mereka di tahun 2010, di mana perseteruan gender semakin mengeras. Para perempuan yang pontang-panting bekerja ingin kembali seperti zaman neneknya dulu yang menjadi ibu rumah tangga biasa. Mereka ingin kembali menyusui anaknya sebagai ibu, bukan sebagai tukang yang menyusui karena disuruh suaminya. Mereka ingin bekerja di rumah saja, mengurus tetek bengek rumah tangga dan menghabiskan banyak waktu di ruang tivi sambil ber-facebook ria bergosip dengan tetangga.

Intinya, mereka ingin merebut kembali singgasana ‘ladies first’ yang telah dimanipulasi oleh para maskulinis sialan itu.

Posted in think tonk! | Tagged | Leave a comment

Kontes Pahlawan Indonesia

Setelah vakum lebih dari 2 minggu, akhirnya posting juga.
Sibuk banget akhir2 ini,
ternyata eh ternyata banyak berita heboh dimana2,
ya mungkin agak ketinggalan berita, tapi yah…
posting sajalah..

klik deh pada gambar

Kontes Pahlawan Indonesia

Katanya SJ tau semua yg SD tau, plus semua kisah ttg SD yg ga mungkin diungkapnya sendiri.
So, milih siapa jadi Indonesia Hero?

Posted in komik | Leave a comment